Posts

AGEN

Image
Aku adalah Generasi Aku adalah generasi tahun 90-an, dimana suara merdeka telah menjelang 72th selama 350 th dijajah Aku merupakan generasi dimana zaman orang berakal belum tentu beragama, bahkan menjual suara kebebasan menentang ilmu “agama”. Aku adalah generasi yang dijajah oleh kaumku sendiri, atas nama “merdeka” Aku adalah generasi dimana orang-orang lebih menikmati hasil ketimbang proses, Aku adalah generasi dimana isu-isu propaganda dan konspirasi begitu masif, sehigga agak sulit membedakan mana korban mana pelaku. Aku adalah generasi yang menganggap tindakan KKN bukanlah perkara yang besar. Lihat saja raut wajah senyuman "rompi orange" alias tahanan KPK dibandingkan tahanan Maling Ayam.  Aku adalah generasi dimana gelar-gelar ahli bidang tak dipandang jika dibandingkan orang-orang “bijak” yang memupuk harapan palsu agar tak perlu berusaha untuk melawan, tetapi “mendoakan” Aku adalah generasi dimana monarki diganti demokrasi, tirani men...

SEKAT AHOK

Image
Sebab-Akibat Ahok Fenomena QS Al Maidah 51 Untuk membahas kasus terkait Ahok yang dianggap menistakan QS Al-Maidah 51, maka sebaiknya kita menanggapinya dengan sikap tabayyun (mencari penjelasan) agar melihat bagaimana kejadian seperti itu bisa sampai terjadi? terlebih khusus tuk mengesampingkan sifat emosional kita (marah, benci, dan egois) agar nalar bekerja secara objektif menanggapi situasi yang sedang berkembang.  Secara pribadi saya menyebut fenomena Ahok sebagai hukum Sebab-Akibat. Pertama, dalam video pidato Ahok pada kunjungannya di kepulauan seribu pada tgl 26/09/2016 dengan durasi lebih dari 1jam yang kemudian pada tgl 06/10/2016 Buni Yani mengupload video itu namun memotong durasi pidatonya menjadi kurang lebih 6-menit sehingga hanya berfokus pada statement Ahok yang kemudian menurut BY pada transkripnya tertulis "Jangan mau dibohongi OLEH QS Al Maidah Ayat 51" mengakibatkan viral di media sosial. Sumber :  http://www.kompasiana.com/.../ahok-meng...

DEMI

Image
Dear My Friend... Salam atasmu duhai sahabat setia, Apa engkau sudah Tenang disana? Semoga engkau tengah tersenyum melihat Arrahman Arrahim beserta Alam Syurga yang telah dijanjikan Sang Maha Cinta. Pasti terasa nikmat dan syukur bukan, telah terlepas dari “penjara” dunia yang fana untuk mereka yang tak mengerti bahkan terjebak “cinta” olehnya. Aku selalu bertanya, bagaimanakah rasanya melihat alam ini dan menjadi salah satu penghuni-Nya. Ya, Alam yang engkau berada sekarang sangat di takutkan kedatangannya bagi orang-orang durhaka kepada Tuhan Yang Maha Esa tetapi sangat di rindukan kedatangannya bagi orang-orang yang berserah diri dan bersabar. Semoga aku senantiasa berada dalam petunjuk-Nya. Ilahi Robbi fil Al-Kariim. Engkau tahu, ketika aku mendapatkan kabar tentang kepulanganmu lewat media sosial, hari itu aku mengecam diriku bahwa aku bukanlah sahabat yang baik sekaligus cemburu kepadamu. Bagaimana mungkin kau mendahului aku? Padahal akulah yang “lebih du...

SI LEMON

Image
Sisi Lain Doraemon Siapa yang tidak kenal Doraemon, serial “kartun” mingguan yang menurutku cukup terkenal di era-generasi 90an dimana ada banyak hal yang bisa kita “ambil” mulai dari sisi positif hingga negatif serial Doraemon tersebut.   Teringat dulu bagaimana di tiap hari minggu serial Doraemon membuatku selalu terjaga di depan tv menunggu jam tayangnya. Bahkan saat itu aku seperti kehilangan selera makan ataupun bermain sebelum menonton Doraemon. Saat itu ku tak pernah tahu bahwa Doraemon ialah Robot Kucing dari masa depan. Yang aku tahu, Doraemon adalah jenis kucing unik sekaligus aneh dengan Kantong Ajaibnya. Kucing yang tidak menyukai/memakan ikan melainkan roti/burger alias Dorayaki dan kucing yang tak punya daun telinga tapi bisa mendengar. Sampai dulu setiap melihat kucing aku menyebutnya sebagai Doraemon, memberinya makanan roti, bahkan yang terparah memeriksa di sekitar perutnya kemungkinan ada kantong disitu. Jadi saat itu ketika kalian bertanya k...

NITRO TIMNAS

Image
Menikmati Proses Ketimbang Hasil Terkadang kita menganggap bahwa ujian itu datang hanya ketika kita ingin berusaha menggapai sesuatu atau mungkin sesuatu yang belum kita miliki. Hingga suatu ketika kita tidak mendapatkan sesuatu yang sudah susah payah kita lakukan dengan egoisnya kita menyalahkan usaha kita hanyalah ia-sia atau usaha kita “belum” lebih ekstra dibandingkan sebelumnya, bahkan yang lebih parah menyalahkan Tuhan dan berkata “Tuhan Tidak Adil” dlsb. Saat itulah kita kemudian terjebak dengan “kekeliruan berpikir” menjadi manusia-manusia yang Optimis, Pesimis, Apatis, Atheis, bahkan Radikal memandang kontradiktif ke-Esa-an Tuhan yang Maha Adil dan Maha Penyayang. (Baca juga : https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=311410262541258&id=100010168603095 ) B ahkan mereka memandang itu seperti dua sisi mata uang, padahal sejatinya Maha Adil dan PenyayangNya tidaklah demikian . Karena yang kita anggap benar, bagi Dia sangat mungkin salah, beg...