Para Kaum Sok Syar'i Suatu hari saya ber temu dengan sahabat lama, dahulu dia sangat cuek dengan agama, sekarang nampaknya sangat berbeda keliatan lebih agamis. Setelah basa-basi dia pun mulai ceramah agama dengan semangat. Dia menjelaskan ummat islam di Indonesia itu belum islam secara benar, banyak yang keluar dari tatanan Syar’i. . Teman: dalam beragama semuanya harus syar’i. lihat celanamu itu tidak syar’i, yang syar’i itu harus cingkrang, jangan sampai menutup kedua tumit. Saya: oh, ya..? sambil manggut-manggut. Teman: wajah kita juga tidak syar’i, kumis tidak boleh dipanjangkan, sedangkan jenggot harus dipanjangkan, inilah jenggot syar’i Saya: oh, ya..? sambil manggut-manggut (pingin narik jenggotnya itu) Teman: makanpun harus syar’i, bekerja harus juga harus syar’i, kalau nabung di bank carilah yang syar’i, jika ikut asuransi carilah yang syar’i, dan juga....bla, bla, Karena nggak sabar saya pun memotong perkataanny...
Comments
Post a Comment